Selasa, 08 Maret 2016

March 9, 2016

Bolehkah dia kusingkirkan?

February 21, 2016.

" Allah SWT yang Maha Segala-galaNya saja tak pernah menghalangi Umat-Nya bahagia, baik dengan jalan yang diAnjurkanNya ataupun Jalan yg menyesatkan. Berhakkah Aku? yang notabenenya hanya Umat, menghalangi sesama UmatNya berbahagia? "
.
.
  aapangestu

Sabtu, 13 Februari 2016

February 9, 2016





" Aku ada disini, Masih ada disini.
Walaupun kamu berjalan kedepan, Aku masih ditempat yang sama.
Ditempat yang sama saat Kamu mulai melangkah maju dengan Dirinya.
Aku masih ditempat yang sama dengan perasaan yang  tak berkurang sedikitpun. "


Rabu, 12 Agustus 2015

PERGILAH KASIH


" Pergilah Kasih kejarlah keinginanmu ke Bogor, Selagi masih ada waktuuuuu.."
 Percaya atau engga, kata-kata ini selalu aku inget.
Terimakasih.. Untuk Semangat dan Semuanya.
^^

... This is the Real Song ...

Pergilah Kasih

tak pernah ku sangka ini terjadi
kisah cinta yang suci ini
kau tinggalkan begitu saja
sekian lama kita berdua


tak ku sangka cepat berlalu
tuk mencari kesombongan diri
lepas segala yang pernah kau ucapkan
kau tinggalkan daku


pergilah kasih kejarlah keinginanmu
selagi masih ada waktu
jangan hiraukan diriku
aku rela berpisah demi untuk dirimu
semoga tercapai segala keinginanmu


tak ku sangka cepat berlalu
tuk mencari kesombongan diri
lepas segala yang pernah kau ucapkan
kau tinggalkan daku


pergilah kasih kejarlah keinginanmu
selagi masih ada waktu
jangan hiraukan diriku
aku rela berpisah demi untuk dirimu
semoga tercapai segala keinginanmu


pergilah kasih kejarlah keinginanmu

Setiap kata yang terucap adalah Do'a, 
setiap Do'a yang diyakini niscaya akan dikabulkan oleh Sang Pencipta.
Terimakasih untuk semua Kemauan untuk saling mendoakan,
 Semoga Kita akan bertemu dijalan Tuhan.

Senin, 10 Agustus 2015

#REVIEW; In A Blue Moon


Blue Moon. Mungkin masih terdengar asing atau bahkan sangat asing. Fenomena Alam dari Sang Maha Pencipta ini merupakan fenomena yang bisa dibilang langka. Bukan hanya kiasan, tetapi dapat dibuktikan bahwa fenomena alam ini terjadi nyata bulan memang benar-benar pernah terlihat biru. Tidak hanya saat purnama, saat bulan sabit atau separuh, bulan kala itu berwarna biru.


Apabila mendengar Blue Moon apa yang kau cari? 
Lucas Ford.. Mana Lucas Ford?

Ah iya, laki-laki yang luar biasa percaya diri itu dapat kau temui di Ramses. Katakan saja kau ingin bertemu dengan Kepala koki disana maka kau akan diantar oleh Jared Newt untuk bertemu dengannya. Laki-laki yang setengah mati mengikuti ucapan demi ucapan sang Kakek hanya karena tak rela apabila Ramses jatuh ke sepupu jauhnya itu sering terlihat menghadiri acara demi acara dengan perempuan yang bisa dibilang menarik, itu Miranda. Model cantik yang telah diketahui menyimpan rasa kepada Sang Kepala Koki, sayangnya Lucas tidak menyadari atau –sengaja tidak menyadarinya.

Kau mencari siapa lagi? Sophie Wilson? Perempuan bertubuh kecil dengan warna mata cokelat tua yang sedang menghias tartlet cantik itu benar adalah Sophie Wilson, ah tartlet buatannya sudah tidak usah kau ragukan lagi rasanya. Kau mau? Kau bisa mendapatkannya di Madison Avenue, a piece of cake. Kau bisa mencarinya. Aku jamin, kau tak akan menyesal!

Atau kau ingin bertemu Tyler dan Spencer Wilson? Pastikan detak jantungmu melakukan tugasnya dengan baik. Satu lagi, siapkan nyalimu bertemu dengan dua malaikat penjaga Sophie ini. hihi

Aku ajukan rasa salutku kepada Lucas Ford, yang telah membuktikan bahwa seseorang benar dapat berubah itu. Dengan perlahan dan kesungguhan hati dapat meluluhkan kenangan buruk yang diperbuatnya kepada Sophie semasa sekolah menengah dahulu.

 kelihatannya mereka berdua sedang bersama sekarang.  Ah—Lihat benar kan. Mereka sedang duduk berdua dibangku kayu Shakespeare Garden Central Park. Kelihatannya sedang berbicara serius, Sophie menggangguk. Ada apa dengan Mereka ?


Kau ingin tau? Ikuti saja perjalanan mereka berdua tetapi terlebih dahululah meminta izin kepada Ilana Tan, Beliau yang mempertemukan Sophie dan Lucas. Mungkin beliau bekerjasama dengan Kakek Ford dan Kakek Wilson?~ :D

... This Is Originally, Mine. Ajeng Apriani Pangestu ...

August 10, 2015





“ Coba tebak kenapa aku lebih suka kamu pakai seragam itu? “

“ Engga tau, emang kenapa suka? “

“ Soalnyaaaa.. hehe kalau kamu pakai seragam itu, Kita bisa ketemuu :p “

“ Haiah, Dasar kamuuu.. “



^^

Minggu, 09 Agustus 2015

Ed Sheeran - Thinking Out Loud


..One of my Favorite Love song..


.. Thinking Out Loud ..
.. Ed Sheeran..


When your legs don't work like they used to before
And I can't sweep you off of your feet
Will your mouth still remember the taste of my love?
Will your eyes still smile from your cheeks?

And darling, I will be loving you 'til we're 70
And, baby, my heart could still fall as hard at 23
And I'm thinking 'bout how people fall in love in mysterious ways
Maybe just the touch of a hand
Well, me - I fall in love with you every single day
And I just wanna tell you I am

So honey now
Take me into your loving arms
Kiss me under the light of a thousand stars
Place your head on my beating heart
I'm thinking out loud
Maybe we found love right where we are

When my hair's all but gone and my memory fades
And the crowds don't remember my name
When my hands don't play the strings the same way
I know you will still love me the same

'Cause honey your soul could never grow old, it's evergreen
And, baby, your smile's forever in my mind and memory
I'm thinking 'bout how people fall in love in mysterious ways
Maybe it's all part of a plan
Well, I'll just keep on making the same mistakes
Hoping that you'll understand

That, baby, now
Take me into your loving arms
Kiss me under the light of a thousand stars
Place your head on my beating heart
Thinking out loud
Maybe we found love right where we are 



Credit: azlyrics.com


Beberapa potong Brownies..

" Beberapa potong Brownies

  " Kamu laper atau engga? "
  " Laper.. tapi aku bawa bekel brownies kok, tenang.. "
  " oooohyaudah, dimakan aja ya browniesnya.."


Badan ini udah mulai bertambah beratnya, jadi alangkah lebih baiknya
 kalo berat badannya dikurangin supaya badannya engga begitu besar.


" Mana tadi bekel browniesnya? "
" ..kasihin kotak bekel.. "
" Siniin, Udah browniesnya jangan dimakan lagi ya, ini manis banget browniesnya.."


..Percakapan ini sebenernya Manis semanis browniesnya, bagi yg mengerti ajaa.. 
 Hehehehe :D

Rabu, 10 Juni 2015

" Perbedaan yang ada, akan menuliskan cerita. "

Selamat berjuang untuk kamu yang selalu memberikan hal-hal kecil yang tak pernah terbayangkan.
Kamu, bukan seseorang yang mampu berkata puitis.
bukan pula seseorang yang selalu bisa memberikan senyum termanis.
Tapi Kamu, seseorang yang mampu membuatku berdiri tegak, dan berkata aku hebat.


With Love,


To Transport, From Chemist.




" Ketahuilah, sejauh apapun kamu melangkah.
Diseberang sana, ada seseorang yang menunggumu untuk pulang."

- Anonim -

Senin, 07 Juli 2014

#4. KETIKA DIRIMU MENEMUKAN JALAN YANG LAIN.

Kita bertemu di antara langit senja. Langit luas yang menaungi seluruh jagat raya. Tak pernah terpikir olehku dapat bertemu lelaki gagah sepertimu. Yang dapat berubah seketika menjadi konyol saat berdua denganku. Kau itu sama seperti langit, sama-sama menaungi. Apabila langit menaungi seluruh manusia di bumi, maka kaupun juga menaungi manusia. Dan manusia itu bernama Aku,

Masa-masa peralihan itu kita lewati bersama. Peralihan saat mencari siapa sebenarnya kita ini. Kita sama-sama dilahirkan dari rahim seorang perempuan yang kuat serta hebat. Perempuan yang menginginkan anak-anaknya suatu saat kelak dapat hidup bahagia. Perempuan itu sama-sama kita panggil Ibu. Ibumu menginginkan anak lelaki pertamanya berkecimpung dalam dunia militer sedang ibuku menginginkan anak perempuan terakhirnya berada dalam bidang kesehatan. Sederhana bukan? Hanya keinginan seorang Ibu.

Demi hormatmu terhadap perempuan yang telah melahirkanmu, maka kaupun memutuskan untuk masuk kedalam dunia militer. Tahun pertama masuk kau baik-baik saja, karena aku yakin kau daalah lelaki yang kuat. Untuk masalah fisik kau tak perlu diragukan lagi, tapi masalah hati? Aku belum mampu menjawabnya. Didikan orangtuamu yang keras itu menjadikan dirimu menjadi sosok yang keras pula.

Hari itu hari jumat, tepat setelah para lelaki menuntaskan kewajibannya terhadap sang maha kuasa, kau datang. Masih dengan seragam lengkapmu kau berjalan mendekat kearahku. Dengan wajah penuh peluh tapi aku tetap mengenalimu sebagai lelakiku.
“Maaf, aku menemukan jalan hidupku yang lain..”
Seketika hatiku menggeram hebat, pikiranku membeku dan otakku berhenti berpikit. Inikah akhirnya? Apa arti perjuangan diri kita masing-masing?
“Bukan, bukan.. kau jangan berpikiran macam-macam. Jalan hidupku yang lain adalah Pendidikanku..”

Tidak, dia tidak sejahat itu. Pendidikannya merenggut seluruh perhatiannya. Bahkan aku tidak mampu mengalihkannya. Aku sadar, ia merupakan seseorang yang tak mampu membagi perhatiannya.

Aku diduakan oleh pendidikannya, itu berarti aku diduakan dengan Ibu Pertiwi tentu saja aku kalah. Tak apa aku kalah, karena ini juga demi masa depannya. Teruskan saja perjuanganmu, akan kutunggu kau dari sekarang. Persiapkan hati utuhmu untukku, dan akan kupersembahkan pula hati ini untukmu.

#3. INI AKU.

Sudah jangan biarkan rasa ini semakin dalam lagi.
Aku tak mampu menopang perasaan apabila ini semakin dalam.
Hanya dengan melihatmu saja aku merasa senang.
Apalagi saat aku mengetahui namamu, rasanya ingin aku kelilingi dunia ini.
Apa kau tahu bagaimana menjadi diriku?
Apabila kau tersenyum, aku akan tersenyum lebih lebar.
Apabila kau bahagia, aku akan lebih bahagia.
Apabila kau menangis, akupun akan menangis melebihimu.
Entah apapun alasannya, yang kutahu dirimu  adalah suatu anugerah.
Walaupun aku bertaruh, kau mengetahui perasaanku saja tidak.
Tapi itu tak mengapa, karena mengetahuimu baik-baik saja itu juga sudah cukup bagiku.
Dapat kuingat saat itu, kau berjalan santai kearahku. Aku ingin menyapamu tapi bibir ini berkata lain, yang dapat kulakukan hanya terdiam terpaku tanpa melakukan apa-apa.
Sejujurnya aku iri dengan perempuan-perempuan lain yang dapat dengan santai menyapamu tanpa merasa takut.
Mengapa aku tak bisa seperti itu?
Mengagumi dengan suatu alasan klasik yang tak kunjung menyapa.
Mengagumimu seperti suatu pertanyaan yang tak kunjung ada jawabannya.
Mengagumimu pula seperti jalan gelap yang tak kunjung menemukan titik cahayanya. 

Sabtu, 03 Mei 2014

#2. AKU MELIHATMU DENGAN SEDERHANA

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana kau berjalan di jalan setapak yang penuh dengan air kubangan itu untuk mengambil sapu tangan merahku.

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana aku membawakan tas dinas milikmu ketika aku mengantarmu kedepan gerbang  tembok akademimu.

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana kau menggandeng kedua tanganku ketika kita berjalan beriringan kedepan teman-temanmu.

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana aku membawakan makanan kesukaanmu ketika kita bertemu.

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana ketika kita duduk berdua dibawah langit sore yang mendung itu.

Aku melihatmu dengan sederhana. Sesederhana aku merapihkan kemeja dinasmu dengan kedua tanganku.

Kita bertemu  dengan sederhana. Sesederhana ketika perhatian itu muncul diantara kita  berdua tanpa kita sempat untuk mencegahnya.

Kita bertemu dengan sederhana. Sesederhana ketika perhatian itu berubah menjadi sebuah rasa yang lebih sakral yang bisa kusebut itu sayang.

Kita menjalaninya dengan sederhana, menjalani semuanya tanpa menuntut apa-apa.
Kesederhaan ini muncul diantara perbedaan yang nyata, terbungkus rapi dengan sebuah kejujuran tanpa ada satu pun celah didalamnya.

Rangkaian kata demi kata dalam sebuah kalimat cinta itu tidak menandakan apa-apa, begitu katamu. Karena aku tahu, kau tak pandai membuat rangkaian kata seperti bahwasanya yang lainnya.

Setiap hal yang kita lakukan bukanlah hal mewah yang pantas untuk diperlihatkan, tapi setiap hal yang kita lakukan selalu membuat cerita manis didalam pikiran.

Karena sesungguhnya, sayang kepada orang lain itu tidaklah harus berlebihan. Asal keduanya sama-sama berjuang.


© aapangestu, May.

Rabu, 02 April 2014

#2. RESUME BAHASA INDONESIA.

Ejaan merupakan keseluruhan sistem dan peraturan penulisan bunyi bahasa untuk mencapai keseragaman. Sedangkan, Ejaan yang disempurnakan adalah ejaan yang dihasilkan dari penyempurnaan atas ejaan sebelumnya. Sebelum menjadi EYD sebenarnya Ejaan sendiri mempunyai beberapa nama lain seiring dengan bergantinya masa. Salah dua dari nama itu adaah Ejaan Republik (1947-1972) serta dengan Ejaan Ophuysen (1901-1947).
Ejaan Yang Disempurnakan sendiri mencakup tiga belas hal diantaranya pemakaian huruf, penulisan kata, tanda koma, tanda titik, tanda seru, tanda hubung, tanda titik koma, tanda Tanya, tanda petik, tanda titik dua, tanda kurung tanda elipsis, dan tanda garis miring. Dalam penggunaannya masing-masing tanda tersebut mempunyai ketentuannya masing-masing.
Seperti Penulisan Kata mencakup kembali beberapa hal, seperti; Kata dasar, Kata turunan, Bentuk ulang, Gabungan kata, Kata ganti, Kata Depan, Partikel, Singkatan dan akronim, Angka dan Lambang bilangan. Pemakaian Huruf pun mencakup beberapa hal pula, seperti; Huruf vokal Huruf abjad, Huruf konsonan, Huruf diftong, Gabungan huruf konsonan, Huruf capital, Huruf miring, dan Huruf tebal.
Tanda Koma umumnya digunakan untuk memisahkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Tanda titik umumnya pula digunakan untuk mengakhiri suatu kalimat. TTanda seru dgunakan untuk memperkuat kalimat yang kita pakai. Tanda hubung digunakan untuk memisahkan suku kata dasar oleh pergantian baris. Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan bagian kata yang setara.tanda Tanya digunakan untuk memperkuat kalimat Tanya yang kita gunakan.
Dan masih banyak tanda dalam Ejaan yang disempurnakan..

Rabu, 19 Maret 2014

#1 RESUME BAHASA INDONESIA

Salah satu aspek mengenai kebudayaan perilaku individu adalah Bahasa. Bahasa sendiri mempunyai makna sebuah alat komunikasi yang dapat mengekspresikan perasaan dan pikiran. Mampu mewakili keinginan, harapan, bahkan impian dari seseorang.

Bahasa Indonesia sendiri merupakan perkembangan dari bahasa Melayu yang kemudian mendapat serapan-serapan kata dari bahasa daerah ataupun bahasa asing yang tentunya melalui proses penyeleksian atas dasar unsur fenotis/fonologis dan morfologis.

Dapat kita lihat bahwa berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah yang menerapkan sebuah kaidah dalam berbahasa. Kaidah bagaimana kita membedakan dengan siapa kita berbicara ataupun kata apa yang akan kita gunakan dalam berbahasa, karena pada dasarnya berbahasa itu menunjukkan bagaimana tabiat seseorang serta tingkat kesopanannya.

Dari yang terlihat, bahasa sekarang sudah mulai mengalami pergeseran dalam keeksistensiannya. Bahasa terkalahkan oleh sebuah “kegengsian”. Makin modern, bahasa dinilai makin terlupakan oleh orang-orang yang seharusnya melestarikannya.

“Apakah kita Putra Putri Bangsa Sang Penerus Garuda dapat memperbaikinya?”


@aapangestu, 2014.

#1. SELAMAT PERGI UNTUK KEMBALI

“Aku ingin menjadi seorang Abdi Negara..”

 Melihatnya berdiri gagah dengan seragam lengkapnya membuatku terenyuh, seakan kenangan beberapa bulan lalu mengajakku kembali bertemu dengannya. Impiannya sudah semakin dekat, itu artinya semakin banyak pula tanggung jawab yang akan ia dapat. 

Ucapanmu yang tiba-tiba itu membuat mataku terkisap. Ingatkah saat kita duduk berdampingan di halaman depan? Kau mengatakan kepadaku tentang impian demi impian yang sudah kau tuliskan dalam sebuah goresan, Membahagiakan dua orang yang sangat kau hormati, Hidup demi Ibu Pertiwi, Menjadi saksi untuk Negeri ini, bahkan impianmu menjadi Imam untuk Tulang rusukmu nanti.

Seorang taruna yang senyumnya tersembunyi di dalam sudut empat puluh lima derajat. Yang berjalan tegak, lurus tanpa boleh menoleh kebelakang meski hanya untuk sekali saja.

“Aku mendukung apapun impianmu, tapi apa menjadi Abdi Negara tidakkah terlalu beresiko?”
Yang Kudapat? Hanya senyum manis dari bibirmu.

Tidakkah kau tahu bagaimana arti dari sebuah jarak selalu mengingatkan aku untuk tidak berhenti melantunkan untaian do’a dalam setiap Sujudku kepada-Nya? Dan kenapa aku begitu ingin terus terikat dalam rantai-rantai hatimu?

“Aku ikhlaskan Kau mengabdi untuk Ibu Pertiwi. Aku izinkan kau untuk pergi, tapi maukah kau berjanji? Kau harus kembali.”

@aapangestu, 2014.

"Untuk siapa? Untukku."



Pergilah dari mataku untuk sesaat, untuk mengabdi bersama waktu.
Tak perlu ahli sejarah untuk mengatasnamakan hikayat.
Aku pemiliknya, pengampu cerita tanpa judul.
Dua kilometer jarak yang memisahkanku sendiri dengamu. Rasanya sangat hangat dan damai, ketika keesokan harinya kutemukan senyum dari hatimu untuk bayanganku. Sekarang izinkan aku sejenak hilang. Mencari sejarah dan kebenaran. Menjauh untuk mendekat padamu.
“Tak akan lama, sebenarnya aku juga sedikit enggan, tapi tidak bisa. Aku harus pergi.”
“Jaga hati, jaga diri, cepat pulang.”
“Aku harap seperti itu. Hanya saja untuk apa, untuk siapa?”
“Untukku.”
------Kutipan; Koella, Herlinatiens. 2006